2012年10月7日日曜日

Makna Lafadz Insya Allah

kesalahan penafsiran makna lafadzinsya allah

Tanpa kita sadari didalam kehidupan sehari-hari ketika bersosialisasi menjalin Hablumminannas baik dengan sahabat, saudara, rekan kerja dan lainnya sering kita mendengar atau bahkan kita sendiri mengucapkan lafadz Insya Allah. Yang mana lafadz ini kerap kali digumamkan saat seseorang berjanji akan sesuatu kepada kerabatnya. Namun apakah kita sadar apakah makna yang sebenarnya dari Lafadz yang kita ucapkan itu?, tahukah arti dari Insya Allah itu sendiri? , dan seberapa sering kita menepati janji kita setelah mengucapkan kata Insya Allah ?


Insya Allah mengandung arti jika Allah menghendaki. Sesuai dengan firman-NYA dalam surat al-kahfi ayat 23-24 yang berbunyi :

 “Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu “Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi”, kecuali dengan menyebut Insya Allah” (QS : Al-Kahfi ; 23-24)


Dari potongan firman Allah SWT diatas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa Allah SWT memerintahkan kita untuk menyebut Insya Allah dikala kita akan menyetujui sebuah janji. Seseorang tidak bisa mengatakan “oke deh  besok pagi aku hadir “ . Umur tidak ada yang tau, karena itu adalah rahasia Allah, tidak ada jaminan bahwa esok pagi itu kita benar-benar hadir seperti janji yang dibuat. Bisa saja menjelang pagi nyawa kita sudah dicabut oleh-NYA. Itulah kira-kira penjabaran dari ayat tersebut. Maka diperintahkanlah untuk mengucapkannya ketika berjanji.

0 コメント:

コメントを投稿

My Friend Blog~